Ada sesuatu yang istimewa saat berbicara tentang Turki — negeri yang berdiri di antara dua benua, namun menyatu dalam satu jiwa. Di sinilah sejarah besar Islam berpadu dengan keindahan alam dan budaya yang begitu mempesona. Tak hanya menjadi saksi kejayaan masa lalu, Turki kini menjadi destinasi yang menginspirasi jutaan orang untuk menapaki jejak spiritual dan kebesaran peradaban Islam.

Perjalanan biasanya dimulai dari Istanbul, kota yang pernah menjadi pusat dunia. Langit Istanbul selalu terasa berbeda, terutama saat azan bergema dari menara-menara Masjid Biru, menyatu dengan lalu lintas sibuk dan suara riuh pasar tradisional. Di Hagia Sophia, kamu bisa merasakan aura sejarah yang begitu kuat. Dindingnya menceritakan kisah ribuan tahun, bagaimana sebuah tempat ibadah bisa menjadi simbol persaudaraan dan kebesaran iman. Dan jika kamu berjalan ke Grand Bazaar, kamu akan disambut warna-warni kain, aroma rempah, dan keramahan pedagang Turki yang seolah membawa kita kembali ke zaman Jalur Sutra.

Perjalanan spiritual tak berhenti di situ. Bursa — kota tua di kaki Gunung Uludağ — menjadi destinasi berikutnya. Di sinilah sejarah Kesultanan Utsmaniyah dimulai. Ulu Cami, masjid besar dengan kaligrafi Arab yang megah, berdiri sebagai bukti bahwa iman dan seni bisa berpadu dalam harmoni yang indah. Mengunjungi makam Osman Gazi dan Orhan Gazi membuat hati terasa hangat, karena di tempat inilah mimpi besar tentang kejayaan Islam pernah dirajut. Bursa juga dikenal dengan suasana alamnya yang menenangkan dan pasar sutra yang masih hidup hingga kini — mengingatkan bahwa kemakmuran sejati datang dari kerja keras dan keberkahan.

Lalu, Cappadocia menghadirkan dimensi lain dari Turki — keindahan alam yang seolah tak berasal dari dunia ini. Batuan raksasa yang terbentuk alami selama ribuan tahun berdiri gagah di bawah langit biru. Saat matahari terbit, ratusan balon udara bertebaran, melukis langit dengan warna keemasan. Di bawah tanah, terdapat kota tersembunyi yang dahulu digunakan umat Islam untuk bersembunyi dari penindasan. Melihat semua itu membuat kita merenung: betapa besar pengorbanan generasi terdahulu dalam mempertahankan iman mereka.

Kini, keindahan dan sejarah itu bisa kamu rasakan melalui program umroh plus turki. Setelah beribadah di Tanah Suci, para jamaah bisa melanjutkan perjalanan ke negeri dua benua ini untuk mengenal lebih dekat jejak Islam dan budaya Turki yang menawan. Program ini bukan sekadar wisata religi, tapi perjalanan hati. Banyak jamaah yang mengaku, momen mereka di Turki membuat ibadah terasa semakin bermakna — karena mereka belajar langsung dari sejarah bagaimana Islam membangun peradaban yang berakar pada ilmu, seni, dan keikhlasan.

Turki bukan sekadar destinasi wisata. Ia adalah ruang waktu tempat masa lalu dan masa kini bertemu. Setiap langkah di Istanbul, Bursa, dan Cappadocia membawa pesan: bahwa perjalanan sejati bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi, tapi tentang hati yang dipulihkan. Di negeri ini, kamu tidak hanya melihat keindahan dunia, tapi juga merasakan kedamaian yang sulit dijelaskan — kedamaian yang menuntunmu lebih dekat kepada Allah سبحانه وتعالى.

Categorized in: